Perusahaan inovatif dari Los Angeles, WagerWire, telah mencapai pencapaian baru dengan menargetkan Gibraltar untuk ekspansinya. Dengan izin prinsip dari otoritas setempat, WagerWire berencana meluncurkan pasar prakiraan di wilayah ini. Melalui langkah tersebut, Wire Markets Ltd, yang merupakan anak perusahaan dari Wire Industries, siap menjadi pemain terdaftar di Gibraltar, membuka jalan untuk pertumbuhan internasional yang lebih luas. Langkah strategis ini mendapat dukungan dari Menteri Keadilan, Perdagangan, dan Industri Gibraltar, Nigel Feetham.
Pada bulan April lalu, Feetham menyatakan inisiatif untuk menjadikan Gibraltar sebagai salah satu yurisdiksi Eropa pertama yang memberikan lisensi untuk pasar prakiraan. Menurut Feetham, "Gibraltar dikenal sebagai pintu gerbang bagi perusahaan game inovatif yang ingin merambah pasar global. Kami melihat WagerWire sebagai entitas dengan ambisi besar dan kemampuan untuk berkembang dalam kerangka regulasi yang kokoh." WagerWire menganggap Gibraltar sebagai lokasi strategis untuk pusat operasional internasionalnya, dengan memanfaatkan lingkungan peraturan lokal sebagai fondasi bagi ekspansi global.
Peluncuran produk ini dijadwalkan pada akhir tahun, bersamaan dengan musim NFL dan acara sepak bola internasional. Sejak awal, WagerWire telah menjadi pelopor dalam mengembangkan produk teknologi, termasuk menyediakan platform sekunder pertama untuk taruhan olahraga online yang memungkinkan pengguna membeli dan menjual taruhan. CEO WagerWire, Zach Doctor, menggambarkan izin prinsip di Gibraltar sebagai peluang besar. Doctor menuturkan, "Kami telah lama menciptakan produk yang mengubah paradigma dengan memberi lebih banyak fleksibilitas dan kontrol dalam taruhan olahraga konvensional. Wire Markets merupakan perwujudan dari visi tersebut. Kami merasa selaras dengan visi Gibraltar dan reputasinya sebagai tolok ukur regulasi game internasional."
Gibraltar, sebagai perintis dalam regulasi pasar prakiraan di Eropa, menjadi yang pertama memberikan lisensi untuk aktivitas ini. Nigel Feetham menegaskan di parlemen bahwa pasar prakiraan diharapkan menjadi area pertumbuhan krusial di Gibraltar. Andrew Lyman, komisioner perjudian Gibraltar, menambahkan bahwa wilayah ini siap beradaptasi dengan berbagai model yang muncul. Di sisi lain, sejumlah negara Eropa lainnya lebih memilih untuk melarang pasar prakiraan, dengan pihak berwenang di negara seperti Belanda, Prancis, dan Jerman menutup akses bagi operator besar seperti Polymarket.