Pada suatu pagi tenang di Swedia, berita tentang keputusan pengadilan Linköping yang membebaskan LeoVegas dari hukuman besar mengejutkan banyak pihak. Perusahaan judi daring asal Malta ini, yang dikenal di Swedia dengan nama Roar Vegas, sebelumnya didenda 8 juta SEK karena dianggap melanggar kebijakan perjudian bertanggung jawab.
Sejarah Singkat Kasus
Kejadian ini berawal dari audit yang dijalankan oleh Spelinspektionen pada Maret 2025, yang berfokus pada praktik perjudian bertanggung jawab oleh Roar Vegas sepanjang awal 2024. Investigasi dilakukan terhadap 12 akun pemain yang dibagi berdasarkan kelompok usia. Tiga akun diperhatikan khusus karena memiliki batas setoran bulanan tinggi, berkisar dari 100.000 SEK hingga 300.000 SEK. Indikasi lain seperti setoran yang cepat dan durasi permainan lama meningkatkan kekhawatiran akan perjudian berlebihan. Meskipun Roar Vegas akhirnya bertindak untuk mengurangi aktivitas berlebihan tersebut, Spelinspektionen menilai tindakan tersebut tidak tepat waktu atau memadai, karenanya mengeluarkan peringatan dan denda yang berat.
Proses Pembelaan Roar Vegas
Roar Vegas tidak tinggal diam dan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Mereka menjelaskan sistem pemantauan canggih yang mereka gunakan, yang meliputi peringatan otomatis dan evaluasi manual untuk mendeteksi perilaku perjudian yang berisiko. LeoVegas menekankan bahwa mereka sudah menerapkan batas setoran dan penangguhan untuk akun-akun bermasalah. Mereka juga berpendapat bahwa beberapa indikator yang digunakan oleh regulator, seperti durasi login yang lama dan kerugian cepat, tidak semestinya dianggap sebagai tanda masalah perjudian karena hal ini umum terjadi di kalangan pemain judi olahraga.
Keputusan Pengadilan
Pengadilan Linköping akhirnya menyatakan bahwa keputusan regulator tidak didukung oleh bukti yang memadai untuk menjatuhkan hukuman kepada Roar Vegas. Beberapa poin penting dari keputusan pengadilan antara lain:
- Tiga akun yang diaudit menunjukkan pola kerugian yang substansial meskipun batas setoran tinggi.
- Sistem otomatis Roar yang membatasi setoran dan menangguhkan akun terbukti efektif untuk mengurangi perjudian berlebihan.
- Tertundanya intervensi dianggap tidak cukup serius untuk memenuhi kriteria pelanggaran yang memerlukan hukuman.
- Peringatan otomatis diberikan dengan cepat, sering kali hanya sehari setelah setoran pertama.
- Pengadilan menegaskan bahwa tidak ada jadwal tetap untuk intervensi, menekankan bahwa pemegang lisensi harus menyeimbangkan hak privasi, intervensi sukarela, dan langkah-langkah eskalasi.
- Pengadilan menyetujui bahwa standar waktu yang dianggap wajar dalam konteks perjudian daring mendukung argumen Roar dalam kasus ini.
Dokumentasi lengkap yang disediakan oleh Roar, termasuk rencana aksi dan pengembangan sistem, melemahkan klaim pelanggaran oleh regulator.