Ancaman Perjudian di Piala Dunia: Peringatan dari Pejabat Kesehatan Vienna
PERJUDIAN 2 MIN READ

Ancaman Perjudian di Piala Dunia: Peringatan dari Pejabat Kesehatan Vienna

Menjelang turnamen Piala Dunia, pejabat kesehatan di Vienna mengungkapkan kekhawatiran mengenai peningkatan perjudian ilegal dan dampak sosial yang mungkin terjadi. Ewald Lochner, yang mengoordinasikan bidang psikiatri dan ketergantungan di Vienna, bersama Lisa Brunner, ketua Asosiasi Pencegahan Kecanduan Austria, menilai bahwa acara besar ini bisa membuat taruhan tampak lebih normal karena pengaruh global dan kampanye pemasaran yang masif. Lochner menyoroti risiko bagi kelompok rentan dan potensi pengembangan kebiasaan berjudi yang berbahaya.

Lochner menyoroti bahwa banyak orang terjebak dalam ilusi bahwa mereka bisa mempengaruhi hasil pertandingan, yang disebut 'ilusi kontrol', dan ini meningkatkan perilaku berjudi yang bermasalah. Brunner menunjukkan peran penting iklan dalam mempengaruhi kebiasaan berjudi, khususnya di kalangan muda dan kelompok rentan. “Ketika taruhan pada acara besar dianggap lumrah, penerimaan sosialnya meningkat,” ujar Brunner.

Masalah Kesehatan dari Kecanduan Perjudian

Lochner menegaskan bahwa kecanduan taruhan adalah masalah kesehatan masyarakat yang nyata, berdampak luas pada ekonomi, keluarga, dan kesehatan mental. “Ini harus diakui sebagai gangguan mental yang serius yang memerlukan intervensi profesional,” katanya. Vienna menyediakan layanan konseling dan pengobatan bagi mereka yang terpengaruh. Pandangan ini sejalan dengan sudut pandang negara-negara Eropa lainnya; di Inggris, anggota parlemen baru-baru ini menilai iklan taruhan sebagai masalah kesehatan publik.

Insiden Taruhan Ilegal yang Meningkat

Badan pengawas perjudian di Prancis, ANJ, juga mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang peningkatan aktivitas judi selama Piala Dunia dan meluncurkan kampanye untuk mencegah perjudian berlebihan. Evalujeu menyediakan alat penilaian untuk mengukur kebiasaan taruhan. Selain itu, otoritas perjudian Belanda (KSA) mengingatkan operator tentang iklan selama Piala Dunia, menekankan bahwa hukum akan ditegakkan jika ada pelanggaran.

Kebutuhan Penyesuaian Peraturan

Austria merupakan satu-satunya negara di Uni Eropa yang tidak mengintegrasikan taruhan olahraga dalam undang-undang judi federal, kecuali untuk Toto, yang dikelola oleh negara bagian. Lochner dan Brunner menganggap bahwa perbedaan ini mengurangi efektivitas pembatasan iklan, perlindungan pemain, dan perpajakan. “Menganggap taruhan olahraga sebagai permainan keterampilan sangat bertentangan dengan temuan ilmiah terkini,” kata Brunner. “Taruhan sangat bergantung pada keberuntungan dan memiliki risiko kecanduan yang tinggi, sehingga diperlukan revisi hukum perjudian untuk mencerminkan dinamika pasar dan memastikan perlindungan pemain yang memadai.”

Bulan lalu, Austria memperkenalkan draft undang-undang untuk membuka pasar perjudian online, mengakhiri monopoli iGaming yang ada. Kementerian Keuangan menyoroti bahwa monopoli ini tidak berkelanjutan di era digital. “Perubahan ini bertujuan untuk membuat penawaran judi online lebih menarik sambil memastikan aliran tinggi ke pasar legal dan standar perlindungan pemain yang tinggi,” seperti yang dijelaskan dalam draft undang-undang tersebut.